Jumat, 27 Desember 2013




Dampak ataupun pengaruh gadget terhadap perkembangan anak. 


Pada abad ke-21, di mana kita hidup sekarang, merupakan masa di mana Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) mengalami perkembangan yang sangat pesat. Perkembangan yang paling jelas terjadi di era ini adalah perkembangan alat komunikasi atau disebut juga gadget. Gadget adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yang memiliki makna sebuah perangkat technology kecil yang memiliki berbagai fungsi praktis spesifik yang berguna dan umumnya diberikan terhadap sesuatu yang baru. Adapun barang yang dikategorikan sebagai gadget antara lain tablet, iphone, ipad, laptop, handphone. Beberapa tahun yang lalu gadget hanya di pakai oleh para pembisnis dari kalangan menangah ke atas. Alasan mereka menggunakan gadget adalah untuk memudahkan bisnis, memperbanyak relasi serta mencari informasi seputar dunia kerja mereka. Namun pada zaman sekarang, gadget tidak hanya dipakai oleh para pembisnis saja, banyak para remaja bahkan anak-anak pun telah banyak menggunakan gadget sebagai alat komunikasi, mencari sumber referensi ataupun seseuatu yang mereka tidak ketahui, memperbanyak teman maupun hanya sebagai alat untuk bermain.
Perkembangan alat komunikasi yang sangat pesat tentunya membawa dampak yang besar bagi kehidupan manusia baik berdampak positif maupun negatif. Dampak positif dari penggunaan gadget antara lain dapat dipakai sebagai alat komunikasi, mencari sumber referensi ataupun seseuatu yang ingin mereka ketahui, memperbanyak teman, ataupun hanya sebagai alat untuk bermain. Selain dampak positif tidak dapat dipungkiri gadget juga memiliki dampak negatif mulai dari paparan radiasi sampai kecanduan untuk menggunakan gadget itu sendiri. Selain itu dengan hadirnya gadegt banyak anak anak lebih suka ataupun cenderung menghabiskan waktu mereka denagn menggunakan gadget baik untuk belajar ataupun hanya sekedar untuk bermain. Sehingga Hal tersebut dapat menimbulakan kepribadian anti sosial pada diri anak karena mereka tidak pernah mengenal lingkungan social mereka dan lebih suka menghabiskan waktu mereka dengan gadget. Disinilah pentingnya peran para orang tua agar lebih bijaksana dalam menentukan batasan- batasan apa yang tidak boleh dan apa yang boleh digunakan oleh anak dengan maupun tidak menggunakan syarat. Karena jika kita mengarhkan penggunaan gadget dengan baik serta adanya pantauan ataupun himbauan dari orang tua akan terlihat banyak dampak positive dibandingkan dampak negative dari penggunaan gadegt itu sendiri.
 

Kemajuan teknologi tidak selalu berdampak positif pada kehidupan masyarakat, bahkan terkadang cenderung memberikan dampak atupun pengaruh negatif terhadap diri sendiri maupun lingkungan, termasuk kepada perkembanagan anak. Menurut (Indah, 2013) ada lima dampak negatif ataupun penggaruh gadget terhadap perkembanagn anak diantaranya:
1) Anti sosial
Kehadiran teknologi membuat mereka menjauhi pergaulan secara langsung karena mereka lebih senang bermain ataupun belajar menggunakan gadget dari pada berinterksi dengan lingkunganya. Hal tersebut akan memberi peluang terhadap gejala gangguan kepribadian “Anti sosial” untuk berkembang.
2) Kurang empati
Teknologi membuat anak jarang mengolah perasaannya terhadap kesulitan orang lain. Hal ini tentu akan melahirkan sebuah pribadi yang angkuh dan sombong.
3) Antipati lingkungan/alam
Kurang berinteraksi dengan alam membuat anak tidak sadarlingkungan. Padahal mereka adalah generasi yang harus melestarikan alam dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia, apalagi eksploitasi alam semakin merajalela.
4) Perilaku konsumtif
Teknologi yang berkembang pesat dengan tambahan fitur-fitur yang semakin canggih, membuat anak selalu menuntut pembaharuan gadget dan tidak pernah puas akan gadget yang di milikinya.
5) Krisis akhlak & moral
Canggih nya teknologi membuat anak bisa mengakses apa saja termasuk pornografi serta berita kriminal. Dengan sering megakses gambar gamabr ataupun video tersebut akan mengakibatkan proses ‘meniru’ pada anak sangat tinggi.
Mungkin dampak negatif dari gadget belum terlihat diawal pemakaianya, namun seiring perkembangan mereka akan mulai membentuk pola tingkah laku negatif dari penggunaa gadget yang secara berkelanjutan. Disinilah pentingnya perhatian para orang tua agar lebih bijaksana dalam menentukan batasan-batasan apa yang tidak boleh dan apa yang boleh digunakan oleh anak dengan maupun tidak menggunakan syarat. Jika kita mengarahkan penggunaan gadget dengan baik serta adanya pantauan ataupun himbauan dari orang tua akan terlihat banyak pengaruh positif dibandingkan pengaruh negatif dari penggunaan gadget itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar