Dampak ataupun pengaruh gadget terhadap
perkembangan anak.
Pada abad ke-21, di mana kita hidup sekarang,
merupakan masa di mana Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) mengalami
perkembangan yang sangat pesat. Perkembangan yang paling jelas terjadi di era
ini adalah perkembangan alat komunikasi atau disebut juga gadget. Gadget
adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yang memiliki makna
sebuah perangkat technology kecil yang memiliki berbagai fungsi praktis
spesifik yang berguna dan umumnya diberikan terhadap sesuatu yang baru. Adapun
barang yang dikategorikan sebagai gadget antara lain tablet, iphone,
ipad, laptop, handphone. Beberapa tahun yang lalu gadget hanya di pakai
oleh para pembisnis dari kalangan menangah ke atas. Alasan mereka menggunakan gadget
adalah untuk memudahkan bisnis, memperbanyak relasi serta mencari informasi
seputar dunia kerja mereka. Namun pada zaman sekarang, gadget tidak
hanya dipakai oleh para pembisnis saja, banyak para remaja bahkan anak-anak pun
telah banyak menggunakan gadget sebagai alat komunikasi, mencari sumber
referensi ataupun seseuatu yang mereka tidak ketahui, memperbanyak teman maupun
hanya sebagai alat untuk bermain. Kemajuan teknologi tidak selalu berdampak positif pada kehidupan masyarakat, bahkan terkadang cenderung memberikan dampak atupun pengaruh negatif terhadap diri sendiri maupun lingkungan, termasuk kepada perkembanagan anak. Menurut (Indah, 2013) ada lima dampak negatif ataupun penggaruh gadget terhadap perkembanagn anak diantaranya:
1) Anti sosial
Kehadiran teknologi membuat mereka menjauhi pergaulan
secara langsung karena mereka lebih senang bermain ataupun belajar menggunakan
gadget dari pada berinterksi dengan lingkunganya. Hal tersebut akan memberi
peluang terhadap gejala gangguan kepribadian “Anti sosial” untuk berkembang.
2) Kurang empati
Teknologi membuat anak jarang mengolah perasaannya
terhadap kesulitan orang lain. Hal ini tentu akan melahirkan sebuah pribadi
yang angkuh dan sombong.
3) Antipati lingkungan/alam
Kurang berinteraksi dengan alam membuat anak tidak
sadarlingkungan. Padahal mereka adalah generasi yang harus melestarikan alam
dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia, apalagi eksploitasi alam
semakin merajalela.
4) Perilaku konsumtif
Teknologi yang berkembang pesat dengan tambahan
fitur-fitur yang semakin canggih, membuat anak selalu menuntut pembaharuan gadget
dan tidak pernah puas akan gadget yang di milikinya.
5) Krisis akhlak & moral
Canggih nya teknologi membuat anak bisa mengakses apa
saja termasuk pornografi serta berita kriminal. Dengan sering megakses gambar
gamabr ataupun video tersebut akan mengakibatkan proses ‘meniru’ pada anak
sangat tinggi.
Mungkin dampak negatif dari gadget
belum terlihat diawal pemakaianya, namun seiring perkembangan mereka akan mulai
membentuk pola tingkah laku negatif dari penggunaa gadget yang secara
berkelanjutan. Disinilah pentingnya perhatian para orang tua agar lebih bijaksana
dalam menentukan batasan-batasan apa yang tidak boleh dan apa yang boleh digunakan
oleh anak dengan maupun tidak menggunakan syarat. Jika kita mengarahkan
penggunaan gadget dengan baik serta adanya pantauan ataupun himbauan
dari orang tua akan terlihat banyak pengaruh positif dibandingkan pengaruh negatif
dari penggunaan gadget itu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar